Selamat Datang di Web Resmi PEMDA FAKFAK

Ku Harap Suatu Saat Nanti Kau Baca ini (Cerpen : Hatiku tidak harus memiliki Hatimu)

07 Januari 2015
12:52:21 WIB

"Ku Harap Suatu Saat Nanti Kau membaca dan tahu apa yang kumaksud pada saat itu. Tidak ada niatan untuk mempermainkanmu atau bahkan menghianati mu".

Setidaknya kalimat ini kau pernah membacanya. Sebuah kisah yang dialami oleh sesorang yang sedang mencari jati dirinya dimasa yang lalu. Wiwik Cendraningsih, dialah seseorang yang telah mampu membuat sesuatu yang tidak punya mulut menjadi mampu untuk berbicara. Sesuatu yang tidak punya mata tetapi dibuatnya mampu melihat.

Waktu itu 17 Juli 2007, seseorang yang sedang berada diatas bahtera ditengah badai mencoba keluar dari sebuah pergumulan batin dan pencarian jati diri. Dalam kekgelapan yang tak berujung kemudian muncul sebuah dian diujung bahtera yang kemudian menuntunnya keluar menuju tempat yang penuh cahaya akan kasih sayang.

Pertemuan dua insan Adam dan Hawa melahirkan secercah harapan yang memupuk bibit - bibit kasih sayang. akan tetapi pertemuan dua hati ini terjadi pada waktu dan tempat yang salah. Hati Adam yang kering seakan mekar setelah disirami kasih sayang oleh hawa. Indahnya dunia pada waktu itu meski sedang ditengah kehancuran, indahnya langit waktu itu meski sedang hujan penuh dengan petir, indahnya Taman itu meski waktu itu taman penuh dengan sampah. Seakan - akan semua menjadi indah, seakan semua berwarna warni penuh dengan harapan.

Keindahan itu tidak berjalan lama, sesorang diantara mereka berdua merasa bahwa cinta dan kasih sayang itu terlarang dan tidak boleh tumbuh berkembang menghiasi angkasa.  

Terakhir :

“ketahuilah, cinta sejati adalah mendengar apa yang tidak dikatakan, dan mengerti apa yang tidak di jelaskan sebab cinta tak datang dari bibir, lidah bahkan fikiran sekalipun, melainkan dari Hati. Jika kamu mencintai seseorang maka kamu harus siap juga dengan penderitaan, karena jika kamu mengharapkan kebahagiaan maka yang ada bukan cinta tapi Memanfaatkan. Cinta sejati itu tak akan pernah berakhir, happy endingnya tak selamanya juga bahagia bahkan bisa juga sedih. Cintailah seseorang dengan ikhlas, maka hati ini yang akan mengurai kisah cerita sendiri. Bahwasanya tak akan pernah ada cinta yang tidak memiliki, dengan dasar keikhlasan mencintai seseoranglah, maka ia akan selalu ada dan saling memiliki, setidaknya cinta itu akan selalu ada disana, Di Hatimu.” 

Ketahuilah Bahwa :

Bahagiamu adalah Kebahagianku yang Paling Bahagia.

Kesedihanmu adalah kesedihanku yang paling sedih.

Dimanapun sekarang kau berada, Ketahuilah kuingin melihatmu, mendengarmu dalam keadaan yang lebih baik daripada kau ada didekatku. 

Share



0 Komentar

    Form Komentar

    Agenda

    'Penyelenggaraan wisuda perdana Politeknik Negeri Fakfak pada tanggal 03 ...'

    ' Kegiatan ini terselenggara atas dasar program kerja tahunan dan rapat dewan ...'

    Artikel Terpopuler

      Bagaimanapun untuk mendukung dan mempublikasikan konten
    eperti yang telah kita ketahui bahwa dominasi Smartphone telah

    Berita Terpopuler

    Ada hari-hari dimana kita merasa tidak memiliki inspirasi,
    Menurut data dinas pariwisata setempat, total ada 17 wahana wisata

    Video Terpopuler

    Gerabah diperkirakan telah ada sejak masa pra sejarah, tepatnya
    Slaah satu karya terbaik masyarakat Asli Indonesia adalah kerajinan