Selamat Datang di Web Resmi PEMDA FAKFAK

Mendikbud: Pemerintahan Baru Lanjutkan Program Pendidikan Utama

24 Agustus 2014
11:15:24 WIB
Jakarta - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015 saat ini tengah disusun. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhammad Nuh berharap pemerintahan ke depan dapat melanjukan sejumlah program pendidikan yang utama.
Seperti program Pendidikan Menengah Universal (PMU), Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi (Bidik Misi), pelatihan guru, dan kurikulum pendidikan.
"Prioritas ke depan, melanjutkan apa yang sudah dijadikan program saat ini. Harapan saya, tentu yang pertama program-program yang sangat esensial itu tetap bisa berlanjut," ujar dia di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Minggu (17/8/2014).
Namun, ia mengatakan saat ini APBN masih dalam tahap rancangan. Sehingga belum ada gambaran pasti mengenai detail anggaran untuk program-program pendidikan. 
Oleh karena itu, sebelum 30 September, Mendikbud akan membahas RAPBN menjadi APBN bersama DPR RI. Karena masa jabatan anggota DPR akan habis pada 30 September, kemudian pada 1 Oktober Gedung DPR akan diduduki anggota baru.
Dalam pembahasan itu, Kemendikbud baru dapat mencantumkan alokasi anggaran program pendidikan dalam APBN 2015. Nantinya, itu akan dipakai sebagai dasar oleh pemerintahan berikutnya untuk menjalankan berbagai program.
"Meskipun juga pemerintahan akan datang punya kesempatan melakukan Perubahan di APBN Perubahan, monggo silahkan. Tapi postur itu akan terlihat dengan baik setelah nanti dibahas bersama DPR," jelas Nuh.

Artikel Terkait

    Agenda

    ' Kegiatan ini terselenggara atas dasar program kerja tahunan dan rapat dewan ...'

    'Penyelenggaraan wisuda perdana Politeknik Negeri Fakfak pada tanggal 03 ...'

    Artikel Terpopuler

    Berita Terpopuler

    Pelaksanaan Rapat Kerja Bupati dan Wali Kota Se Propinsi Papua

    Video Terpopuler

    Gerabah diperkirakan telah ada sejak masa pra sejarah, tepatnya
    Warta Humas. Tanah Papua  kaya  akan