Pemerintahan

Bupati Fakfak Menerima Kunjungan Pangdam XVIII/Kasuari

FAKFAK, fakfakkab.go.id – Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra, S.I.P, M.Si didampingi Ketua Persit KCK Daerah XVIII/Kasuari, Ny. Retno Ali Hamdan Bogra dan rombongan melakukan kunjungan perdana di Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, Rabu (3/6/2020) siang kemarin.

Menggunakan pesawat Casa 212-200/A-9118 TNI-AD begitu tiba di Bandara Torea Fakfak Pangdam XVIII/Kasuari disambut Bupati Fakfak Dr. Mohammad Uswanas, M.Si dan Wakil Bupati Fakfak Ir. Abraham Sopaheluwakan, M.Si, Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf. Yatiman, A.Md, Kapolres Fakfak, AKPB. Ongky Isgunawan, S.Ik, Kajari Fakfak Firdaus, SH, M.H.

Pangdam, didampingi Ketua Persit KCK menuju ruangan VIP Room Bandara Torea untuk istirahat beberapa menit, selanjutnya Pangdam didampingi Ketua Persit KCK dan rombongan melakukan kunjungan kerja ke Distrik Bomberay Kabupaten Fakfak untuk meninjau lahan ketahanan pangan.

Pangdam dan rombongan disambut Kepala Distrik Bomberay Lut Musa Kamudi dan masyarakat setempat, selanjutnya makan siang besama.Setelah makan siang, Pangdam tatap muka dengan pemerintah dan masyarakat Distrik Bomberay.

Dihadapan masyarakat, Pangdalam mengatakan, selain dia (Pangdam,red) sebagai orang asli Papua, sebelum menjabat Pangdam juga permah menjabat Kodim Fakfak.

“Maksud kedatangan saya didampingi istri saya dan rombongan kesini ingin melihat apakah di bomberay cocok untuk di gunakan sebagai lahan pertanian,”kata Pangdam.

Dilatakannya, bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam mengembangkan pertanian adalah dengan melakukan pembangunan bendungan dan saluran irigasi guna mendukung pertanian.

“Saya berharap bahwa kedepan Bomberay bisa menjadi kabupaten yang menghasilkan hasil pertanian dan peternakan yang besar seperti halnya di kabupaten Merauke,”pinta Pangdam.

Pangdam mengajak pemerintah daerah Kabupaten Fakfak agar bekerja keras dalam rangka mensukseskan rencana dan program pemerintah daerah untuk mengembangkan pertanian dan peternakan di Distrik bomberay.

“Saya selaku Pangdam juga akan berusaha untuk mendukung program pemerintah daerah kabupaten Fakfak tersebut,”ujar Pangdam.

Luasan kawasan bomberay dan sekitarnya adalah193.992 ha yang terdiri dari 2 Distrik yakni, Distrik bomberay dan Distrik Tomage.

Adapun luas potensi lahan persawahan 58.703 ha, luas sawah yang sedang di usahakan 37 ha, potensi luasan yang bisa di aliri system pengairan1200 ha, luas potensi lahan jagung 116.136 ha luas ladang jagung yang sedang di usahakan 12,5 ha.

Luas potensi lahan hijauan makanan ternak 130.153 ha, luas total ranch yang sudah di bangun 1200 ha, jumlah ternak sapi bali yg diusahakan peternak sekitar 4000 ekor (estimasi), luas lahan sawit yang sudah di tanami adalah 14.000 ha.

Setelah tatap muka, Pangdam dan rombongan menuju Koramil 1803 – 5/ Bomberay Kodim 1803/Fakfak dan meninjau lokasi lahan pertanian di SP 5. Setelah itu Pangdam dan rombongan kembali ke Kota Fakfak.

Pangdam dan rombongan bermalam di Fakfak, dan Kamis (4/6/2020) pagi melanjutkan kunjungan kerja ke Sorong dan selanjutnya kembali ke Manokwari Ibukota Provinsi Papua Barat. [Tim]

 

 

Tampil Lebih Banyak

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close