Selayang Pandang

Sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1969 tentang pembentukkan Provinsi Otonomi Irian Barat, Kabupaten Fakfak merupakan salah satu kabupaten dari 9 kabupaten definitif di Irian Barat yang di bentuk pada waktu itu. Hingga saat ini, terjadi proses pertumbuhan dan pemekaran wilayah provinsi maupun kabupaten secara pesat. Akibat pemekaran wilayah maka Kabupaten Fakfak saat berada di wilayah Provinsi Papua Barat telah melahirkan 2 (dua) kabupaten pemekaran yakni Kabupaten Mimika dan Kabupaten Kaimana.

Gambar 1.1. Wajah Kota Fakfak

Kabupaten Fakfak terkenal dengan berbagai sebutan. Sebutan sebagai Kota Tua, Kota Sejarah dan Kota Perjuangan, Kota Pemerintahan dan Kota Pala karena terkenal dengan komoditasnya. Dikenal sebagai Kota Tua karena keberadaanya telah disebutkan sejak lama. Pada beberapa masehi yang lalu hingga di masa Kerajaan Majapahit dalam kitab klasik Negara Kertagama (1365 M) yang menyatakan sejumlah nama daerah yang terletak di bagian Timur Indonesia yakni nama Wwanin, Sran dan Timur. Wwanin menurut ahli Jawa Kuno adalah nama lain Daerah Onin (Jazirah Onin) di Fakfak hingga saat ini menjadi kabupaten tertua di Tanah Papua.

 

Gambar 1.2. Peta Fakfak di Zaman Majapahit

 

Disebut sebagai kota sejarah dan perjuangan karena memiliki sejarah perjuangan masa lalu yang dibuktikan dengan banyaknya peninggalan di zaman perang dunia II dan sebagai Kota Pemerintahan karena pada zaman dulu telah menjadi pusat pemerintahan dan pendidikan yang dikenal mulai dari zaman kerajaan atau petuanan yang sudah ada sejak zaman hindia Belanda, hingga dijadikan sebagai kota pemerintahan pertama pada masa pemerintahan Kolonial Belanda di West Nieuw Guinea (Irian Barat/Irian Jaya/Tanah Papua sekarang) pada Tahun 1898 sebagai keresidenan atau afdeeling bersama dengan Manokwari. Waktu itu Kabupaten Fakfak menjadi pusat kedudukan Afdeeling West en Zuid Nieuw Guinea yang letaknya di tepi/teluk kecil yang dilindungi oleh sebuah pulau dan dikelilinggi oleh bukit-bukit. Demikian pula disebutkan Kota Pala karena kota ini terkenal sejak zaman Sriwijaya hingga saat ini dengan tanaman komoditas unggulan pala yang bernilai eksport dan tanaman rempah-rempah yang banyak dibutuhkan baik di tingkat lokal hingga kebutuhan konsumsi internasional.
Sesuai dengan peta Pulau Papua, posisi Kabupaten Fakfak berada tepat di kawasan Kepala Burung Papua bagian selatan Provinsi Papua Barat. Berdekatan dengan beberapa kabupaten seperti Kabupaten Kaimana, Kabupaten Teluk Bintuni dan Kabupaten Sorong. Kabupaten Fakfak memiliki luas 14.320 km², mempunyai kondisi bervariasi. Relatif berbukit-bukit sehingga berpengaruh pada perkembangannya. Keberadaannya menjadi terkenal dengan sebutan sebagai Kota yang memiliki Motto “Satu Tungku Tiga Batu”. Motto ini menjadi alat pemersatu dalam membangun ikatan kekeluargaan dan harmonisasi dalam mendukung proses pembangunan yang berjalan secara aman, nyaman dan damai. Semboyang berikutnya dalam bahasa daerah sebagai penguat harmonisasi “Idoido Mananina Jojo Siri Kwiyono Ad Kwiyono” yang artinya Satu Negeri Satu Hati yang mempunyai nilai-nilai dasar dalam mempererat harmonisasi dalam membangun daerah. Kabupaten ini secara administrasi terbentuk pada tanggal 16 Nopember 1900. Olehkarenanya, setiap tanggal 16 November diperingati sebagai Hari Jadi Kota Fakfak yang dirayakan secara meriah dengan berbagai festival adat dan budaya serta expo pembangunan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Disertai dengan digelarnya pameran-pameran pembangunan dan budaya sebagai upaya mengali dan mempromosikan daerah dalam mendorong kreatifitas daerah dan investasi. Dalam era otonomi daerah, pembangunan terus diarahkan kepada tercapainya tatanan kehidupan masyarakat yang sejahtera, sebagaimana Visi Kabupaten Fakfak 2016-2021 ”Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Fakfak yang Bermartabat, Berdaya Saing dan Sejahtera”. atau di kenal dengan Motto pembangunan “Fakfak Bermitra” Untuk itu partisipasi masyarakat, perangkat daerah dan pihak-pihak tertentu (stakeholder) mempunyai peranan yang sangat dominan dalam mendukung pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Fakfak.

Gambar 1.3. Pameran dan Promosi Pembangunan Kab. Fakfak

Dalam rangka memantapkan penyelenggaraan pemerintahan dan menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat maka sangat dibutuhkan penyediaan data dan informasi daerah yang akurat, transparan, bertanggungjawab dan mengambarkan kondisi aktual daerah. Sehingga dari informasi yang tersedia dan dimiliki oleh daerah sangat membantu dalam berbagai proses dan kebutuhan dalam mewujudkan pembangunan yang berdaya guna dan berhasil guna sesuai dengan sasaran yang ingin dicapai.
Melalui Profil Daerah Kabupaten Fakfak 2018 ini, sangat membantu dalam mempublikasikan data dan informasi daerah yang berkaitan dengan kondisi dan potensi daerah baik dilihat dari aspek fisik, sumber daya alam, sumber daya manusia, sosial budaya, ekonomi, pemerintahan, dan infrastruktur. Profil Kabupaten Fakfak ini juga menjadi salah satu dalam upaya mendukung serta membantu memantapkan peran dalam menyampaikan data yang akurat dan sesuai dengan kondisi eksisting sebagai dasar bagi pengambilan kebijakan di daerah maupun kebutuhan untuk provinsi maupun pusat yang dapat dijadikan acuan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Fakfak.

Close
Close