Kesejahteraan Sosial

Dilihat dari posisi relatif, Kabupaten Fakfak termasuk daerah yang memiliki tingkat presentase kemiskinan yang cukup baik di Provisnsi Papua Barat. Pada tahun 2017 tingkat kemiskinan di Kabupaten Fakfak mencapai 25,96% atau yang ke 5 (lima) dari 13 Kabupaten dan 1 Kota Madya.

Posisi Relatif Tingkat Kemiskinan Papua Barat Tahun 2017

Berdasarkan garis kemiskinan yang ditentukan sebesar 465.564.000,- perkapita per bulan, jumlah rumah tangga miskin Kabupaten Fakfak pada tahun 2015 sebanyak 13.579 rumah tangga atau sebesar 28,7 persen. Dibandingkan dengan tahun 2013 menunjukkan penurunan sebesar 1,14 persen. Penghitungan Garis kemiskinan yang dibuat berdasarkan distribusi pengeluaran pangan dan non pangan bermanfaat untuk mengetahui kondisi ekonomi suatu wilayah dibandingkan dengan wilayah yang lain. Kajian ini mengkritisi bahwasannya parameter ini kurang tepat digunakan untuk mengetahui tingkat kesejahteraan pada suatu daerah dengan kondisi geografis bergelombang yang berdampak pada ketersediaan sarana dan prasarana transportasi yang tidak memadai. Tingginya pengeluaran pangan disebabkan karena harga komoditas pangan sangat mahal karena terbebani biaya transportasi. Sementara itu, kebutuhan non pangan tidak terpikirkan karena sarananya tidak ada. Berdasarkan hasil sensus kemiskinan Kabupaten Fakfak 2015 diperoleh data bahwa distribusi tingkat kesejahteraan di Kabupaten Fakfak diatas GK sebanyak 9.677 rumah tangga atau 71,3 persen dan di bawah GK sebanyak 3.902 Rumah Tangga Miskin atau 28,7 persen.

Distribusi Tingkat kesejahteraan menurut Distrik
di Kabupaten Fakfak Tahun 2015

Nilai Median yang mejadi pengeluaran Perkapita menurut jenis pengeluaran dipengaruhi pengeluaran untuk kebutuhan yang secara berurut paling tinggi adalah Transportasi, pembelian Rokok dan Pinang, Komunikasi, Makanan Ringan dan Keagamaan. Secara lengkap nilai yang dimaksud tergambar dalam tabel berikut.

Pengeluaran Perkapita Menurut Jenis Pengeluaran
di Kabupaten FakfakTahun 2015

Di lihat dari kedalaman kemiskinan merupakan suatu ukuran yang digunakan untuk mengetahui kesenjangan pengeluaran rumah tangga miskin terhadap garis kemiskinan. Asumsi yang dibangun adalah semakin besar kesenjangan pengeluaran rumah tangga miskin dengan garis kemiskinan bermakna tingkat kemiskinan di daerah tersebut tidak baik. Sebaliknya, semakin rendah kesenjangan pengeluaran rumah tangga miskin terhadap garis kemiskinan, berarti tingkat kemiskinan di daerah tersebut belum parah. Dari kompilasi data yang ada memgambarkan Distrik Kramonongga (39,3 %), Kokas (40,5 %) dan Teluk Patipi (39,2 %) merupakan wilayah dengan tingkat kedalaman kemiskinan yang besar dibandingkan dengan distrik yang lain. Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam rangka mensejahterakan masyarakat, mengurangiangkakemiskinan dan kerawanan sosial. Beberapa program yang dilakukan dalam peningkatan pelayanan perlindungansosial dan pemberdayaan peranserta masyarakatuntuk menanggulangi permasalahansosial masyarakat sebagai berikut:

  • Pegalokasian dana alokasi Kampung sesuai UU Nomor 6 Tahun 2014;
  • Stimulasi permodalan lembaga ekonomi masyaakat;
  • Program partisipasi masyarakat dalam membangun Kampung;
  • Pelatihan Manajemen Usaha Ekonomi Produktif dan Teknologi Tepat Guna;
  • Peningkatan Kapasitas dan Usaha Industri Kerajinan Rakyat (Home Industri);
  • Penyediaan Infrastruktur dan utilitas Pedesaan, Kelurahan dan Perkotaan;
  •  Fasilitasi dan stimulan perumahan bagi masyarakat Miskin;
  • Peningkatan sarana dan prasarana pendukung usaha bagi keluarga miskin;
  • Peningkatan kulitas SDM kualitas kesejahteraan masyarakat;

 

Close
Close