Program Prioritas

Dalam rancangan RPJMD Kabupaten Fakfak 2016-2021, terdapat program pembangunan yang sifatnya umum dan program yang sifatnya khusus yang dikuti oleh kebijakan unggulan sebagai landasan pembangnan berbasis kampung. Kedua program tersebut menjadi prioritas dan komitmen pemerintah Kabupaten Fakfak untuk melaksanakan di periode 5 tahun ini (2016-2021). Kebijakan umum dan program pembangunan daerah merupakan suatu jembatan konseptual untuk menghubungkan antara rumusan tujuan jangka menengah dengan capaian pembangunan jangka menengah dan tahunan. Kebijakan umum merupakan arah kebijakan yang diambil dalam rangka mencapai sasaran yang terukur dari masing-masing sasaran dalam RPJMD Kabupaten Fakfak sedangkan program pembangunan daerah merupakan instrumen kebijakan yang berisi beberapa indikasi kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi perangat daerah dan melalui swakelola bersama masyarakat, yang dikoordinasikan oleh pemerintah daerah untuk mencapai sasaran dan tujuan pembangunan daerah. Berikut ini adalah rumusan kebijakan umum dan program pembangunan Kabupaten Fakfak 2016-2021 sebagai berikut :

A. Kebijakan Umum

  • Mendorong tumbuh dan berkembangnya kegiatan-kegiatan keagamaan;
  • Mendorong tumbuh dan berkembangnya sarana keagamaan;
  • Peningkatan dan pemerataan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai termasuk distribusi guru secara proporsional;
  • Mendorong peningkatan kualitas pendidikan secara berjenjang;
  • Mendorong tumbuhnya sekolah kejuruan dan pendidikan informal;
  • Menciptakan iklim serta kesempatan bagi kaum perempuan dan pemuda terlibat aktif dalam pembangunan;
  • Mendorong gerakan gemar membaca di kalangan masyarakat;
  • Peningkatan upaya kesehatan masyarakat yang promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif;
  • Meningkatkan pelayanan dan upaya kesehatan berbasis pemberdayaan masyarakat;
  • Mendorong kesadaran masyarakat dalam menciptakan keluarga kecil yang sehat dan sejahtera;
  • Mendorong tumbuhnya kawasan-kawasan strategis dan cepat tumbuh;
  • Mempercepat pemenuhan pelayanan dasar masyarakat;
  • Memperluas usaha ekonomi masyarakat dan menciptakan interprenership;
  • Mendorong tumbuh berkembangnya lembaga keuangan mikro dan sarana pendukung perekonomian;
  • Revitalisasi BLK dan peningkatan kerjasama dengan swasta;
  • Mendorong tumbuh dan berkembangnya kawasan-kawasan unggulan;
  • Mengoptimalkan kinerja organisasi pemerintah daerah;
  • Melakukan penataan manajemen kepegawaian yang lebih efektif;
  • Meningkatkan kualitas sumber daya aparatur;
  • Melakukan penataan organisasi perangkat daerah sesuai PP Nomor 18 tahun 2016; Mendorong penerapan pelayanan prima; Mendorong peningkatan kualitas perencanaan pembangunan melalui peningkatan kapasitas unsur perencana; Mengoptimalkan kinerja pembangunan daerah secara efektif, efisien transparan serta akuntabel;
  • Meningkatkan pengelolaan keuangan daerah yang efisien , efektif, transparan serta akuntabel; Mendorong sistem pengadaan barang dan jasa yang lebih efektif dan transparan; Meningkatkan ketersediaan serta akses layanan informasi, komunikasi dan layanan publik yang lebih baik; Mendorong supermasi Hukum;
  • Mengefektifkan koordinasi serta komunikasi antar lembaga penegak hukum dengan pemerintah daerah;
  • Mendorong pendidikan politik masyarakat serta memperkuat infrastruktur dan suprastruktur politik;
  • Mendorong harmonisasi diantara etnis dan kelompok sosial lainnya
  • Mendorong ketersediaan infrastruktur secara merata serta meningkatkan konektifitas wilayah; Menerapkan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan; Menciptakan Penataan dan Pengendalian Tata Ruang Daerah yang efektif dan efisien;
  • Mendorong peran kelembagaan adat dalam pembangunan Mendorong tumbuh dan berkembangnya nilai-nilai budaya lokal di masyarakat;
  • Meningkatkan penyelenggaraan pembangunan, pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan kemasyarakatan dengan memprioritaskan hak-hak dasar masyarakat.

Dalam rancangan RPJMD Kabupaten Fakfak 2016-2021, terdapat program pembangunan yang sifatnya umum dan program yang sifatnya khusus yang dikuti oleh kebijakan unggulan sebagai landasan pembangnan berbasis kampung. Kedua program tersebut menjadi prioritas dan komitmen pemerintah Kabupaten Fakfak untuk melaksanakan di periode 5 tahun ini (2016-2021). Kebijakan umum dan program pembangunan daerah merupakan suatu jembatan konseptual untuk menghubungkan antara rumusan tujuan jangka menengah dengan capaian pembangunan jangka menengah dan tahunan. Kebijakan umum merupakan arah kebijakan yang diambil dalam rangka mencapai sasaran yang terukur dari masing-masing sasaran dalam RPJMD Kabupaten Fakfak sedangkan program pembangunan daerah merupakan instrumen kebijakan yang berisi beberapa indikasi kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi perangat daerah dan melalui swakelola bersama masyarakat, yang dikoordinasikan oleh pemerintah daerah untuk mencapai sasaran dan tujuan pembangunan daerah. Berikut ini adalah rumusan kebijakan umum dan program pembangunan Kabupaten Fakfak 2016-2021 sebagai berikut :

B. Program Umum dan Strategis Pembangunan Fakfak

 Program pembangunan yang sifatnya umum dalam RPJMD Kabupaten Fakfak 2016-2021 sebagai berikut:

  1. Peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Peningkatan kualitas sumberdaya manusia
  3. Peningkatan kualitas hidup masyarakat
  4. Peningkatan investasi dan daya saing ekonomi daerah melalui pemberdayaan dan produktivitas masyarakat
  5. Peningkatan kualitas birokrasi pemerintah daerah
  6. Peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur wilayah
  7. Peningkatan kapasitas adat dan harmonisasi kehidupan sosial
  8. Peningkatan kualitas pengendalian lingkungan hidup dan tata ruang

 

Beberapa bagian yang dijelaskan dalam program-program umum tersebut adalah program peningkatan keimanan dan ketakwaan dilakukan melalui penyediaan sarana keagamaan, peningkatan kesadaran masyarakat dalam keagamaan, peningkatan kapasitas pemuka agama, pemberian insentif dan penyediaan rumah layak bagi pemuka agama, revitalisasi tempat pembinaan keimanan dan pembangunan pusat-pusat pendidikan keagamaan. Peningkatan kualitas sumberdaya manusia dilakukan melalui pendidikan dan kesehatan. Pendidikan dilakukan melalui program Peningkatan kualitas sarana prasarana sekolah (PAUD, TK, SD, SMP, SLTA), Pembangunan rumah guru dengan fasilitas penunjang, Penyediaan tenaga guru yang lebih merata sesuai dengan rasio guru terhadap murid, Bantuan perlengkapan sekolah untuk siswa, Pengadaan buku-buku pelajaran berbasis kurikulum dan Pembangunan perpustakaan sekolah dan koleksi buku-buku pegangan murid dan guru serta Pengadaan alat-alat peraga sekolah, Pembangunan laboratorium sekolah dan Pembangunan fasilitas olah raga dan lapangan upacara. Kesehatan di lakukan melalui Revitalisasi pustu puskesmas, pelindes dan pustu, Pembangunan jamban keluarga, Penataan lingkungan kampung dan cara hidup sehat, Penyediaan obat dan perbekalan kesehatan, Pengadaan pusling dan ambulan untuk puskesmas, Penempatan tenaga medis secara merata di bebrgai fasilitas kesehatan, Pengendalian terhadap penyakit menular dan HIV serta Peningkatan gisi keluarga dan makan tambahan bagi keluarga rentan gisi buruk.

Peningkatan Investasi dan daya saing ekonomi daerah melalui pemberdayaan dan produktivitas Masyarakat. Beberapa program yang akan diluncurkan adalah Pemantapan ekonomi masyarakat berbasis sumber daya lokal, Pemberdayaan ekonomi melalui pendidikan, pelatihan, magang, dan pendampingan, Bantuan stimulan permodalan masyarakat. Pelatihan tenaga skill di berbagai bidang, Bantun peralatan usaha masyarakat di ssuaikan dengan lapangan usaha, Pengembangan industri kreatif lokal masyarakat, Pembangunan Pasar pada kawasan-kawasan sentra produksi, Peningkatan nilai tambah produksi pengolahan pala dan Peningkatan koperasi dan UMKM di sentra-sentra ekonomi. Pada program infrastruktur akan melanjutkan beberapa program yang telah dilaksanakan pada periode lalu seperti rencana pembangunan bandara siboru, pembangunan jalan strategis antar wilayah, antar ibu kota dan antar lingkungan, dan dukungan infrastruktur terhadap pembangunan agropolitan, agrowisata, dll. Beberapa hal lain terkait dengan program kualitas birokrasi, kapasitas adat dan harmonisasi kehidupan sosial serta peningkatan kualitas pengendalian lingkungan hidup dan tata ruang akan melanjutkan beberapa program pada periode lalu dijabarkan dalam rencana pembangunan lima tahun RPJMD Fakfak 2016-2021. Sedangkan beberapa program strategis daerah yang menjadi komitmen dan fokus pelaksanaan di daerah adalah GERBANG KACA (Gerakan Membangun Kampung Bercahaya), Bantuan Beasiswa 1000 Mahasiswa Asal Kab. Fakfak, Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola Pemerintahan, Penerapan E-Goverment, Penerapan Standart Pelayanan Publik dan SPM Urusan Wajib, Mendukung Rencana Aksi Pemberantasan Korupsi, Peningkatan Program Strategis Kabupaten (Infrastruktur Jalan, Rencana Bandara Siboru, dan Pengembangan Kawasan Strategis Cepat Tumbuh KSCT), Penataan Kawasan Perkotaan Fakfak, Peningkatan Program Fakfak Terang dan Pengembangan Komoditas Unggulan Daerah.

C. Program Unggulan “GERBANG KACA”

Program unggulan dalam pelaksanaan pembangunan sesuai arah pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD Kabupaten Fakfak 2016-2021) dalam rangka “Terwujudnya Masyarakat Fakfak yang Bermartabat, Berdaya Saing dan Sejahtera”. Sejalan dengan visi Kabupaten Fakfak lebih difokuskan pada pembangunan berbasis kampung melalui gerakan Membangun Kampung Bercahaya (Gerbang Kaca) sebagai upaya mendorong akselerasi pembangunan kampung agar lebih merata serta produktif sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Fokus unggulan ini pada penyediaan infrastruktur dasar, pemberdayaan masyarakat serta peningkatan pusat-pusat pertumbuhan baru terutama di wilayah distrik sebagai upaya untuk memperkuat struktur perekonomian bagi masyarakat dan pemerataan pembangunan sehingga dapat mengurangi disparitas kesenjangan antar penduduk maupun antar wilayah. Hal ini dikarenakan permasalahan dan tantangan pembangunan kedepan masih cukup berat dan kompleks sehingga dibutuhkan penanganan yang lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya. Terutama yang berkaitan dengan issu-issu kemiskinan dan pengangguran, perekonomian, sumber daya manusia serta investasi dan daya saing daerah. Oleh karenanya dibutuhkan berbagai langkah-langkah strategis dan inovatif melalui implementasi sejumlah program dan kegiatan prioritas yang memiliki daya dorong yang kuat bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat juga dengan menjalankan strategi fiskal yang kuat baik melalui optimalisasi penerimaan daerah seperti sumber penerimaan pajak dan retribusi serta memanfatkan sumber-sumber penerimaan lainnya baik bersumber dari APBN, tugas pembantuan serta dana dekonsentrasi dan otonomi khusus dengan tetap mendorong tumbuhnya investasi dan kerjasama kemitraan yang saling menguntungkan. Kita menyadari bahwa kebutuhan akan pembangunan yang semakin meningkat. Setiap tahun tidak diimbangi oleh kapasitas fiskal yang memadai dalam mendanai program pembangunan. Oleh karena itu upaya untuk mengoptimalkan sumber-sumber penerimaan diluar APBD murni masih diperlukan seperti dukungan investasi yang harus terjadi di daerah. Program unggulan yang berangkat dari isu strategis daerah menetapkan Kampung menjadi landasan penting dalam pembangunan. Hal ini didasarkan atas kebutuhan masyarakat dan sebagai upaya percepatan dalam mengurangi kemiskinan dan kesenjangan daerah. Di samping itu, kampung perlu di dorong untuk memiliki daya tarik ekonomi dengan mengimplementasikan beragam program dan kegiatan yang langsung menyentuh di tingkat bawah agar mampu menciptakan produktivitas bagi masyarakat dan dapat meningkatkan pendapatan bagi masyarakat sehingga dapat bersaing dengan produksi yang dimilikinya. Beberapa kebijakan unggulan yang akan di laksanakan di kampung terintegrasi dengan distrik adalah:

  1. Mengembangkan sekolah kejuruan berorientasi pada sektor unggulan;
  2. Mengembangkan pendidikan keagamaan model di tingkat distrik;
  3. Pembangunan kampung model dan kampung binaan;
  4. Peningkatan kapasitas masyarakat di tingkat kampung;
  5. Mengembangkan sektor-sektor unggulan kampung dengan mendorong partisipasi dan pemberdayaan masyarakat;
  6. Peningkatan produktivitas masyarakat kampung;
  7. Peningkatan infrastruktur kampung;
  8. Peningkatan kuantitas dan kualitas perumahan masyarakat;
  9. Peningkatan transmigrasi berbasis potensi sumber daya lokal;
  10. Percepatan regulasi hak komunal masyarakat;
  11. Peningkatan pengelolaan dana kampung tepat sasaran dan akuntabel;
  12. Menciptakan daya tarik dan peluang usaha di kampung;
  13. Peningkatan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan potensi lokal kampung dan peningkatan nilai tambah.
Close
Close