BeritaMasyarakat

Beri Kuliah Umum di Polinef, Bahlil Lahadali: Jangan Pernah Merasa Minder

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia

FAKFAK, fakfakkab.go.id – Menteri Investasi Bahlil Lahadalia memberikan kuliah umum bertema “Peran Pemuda Dalam Pembangunan Ekonomi Papua“, di Politeknik Negeri Fakfak (Polinef), Senin (27/09/2021).

Selain memberikan kuliah umum, Mantan Ketua HIPMI itu juga menyerahkan batuan 1 unit bus kepada mahasiswa, guna menunjang aktifitas perkuliahan.

Dikatakannya bahwa, mahasiswa dan mahasiswi Polinef agar tidak minder dengan mahasiswa yang ada di luar Fakfak, maupun di luar negeri, karena kualitas mahasiswa tidak dijamin oleh kampus atau universitas.

“Jangan pernah merasa minder, sebab yang menjamin mahasiswa itu adalah dirinya sendiri,” ujar Bahlil Lahadalia

“Untuk itu, Polinef mampu berkompetisi dengan perguruan tinggi lainnya, karena kuliah di perguruan tinggi dengan jurusan tertentu tidak menjamin seorang itu menjadi pengusaha,” sambungnya.

Kata Dia, ada tiga kemampuan yang menjadi ukuran untuk seorang mahasiswa itu dikatakan hebat, diantaranya, pertama punya kemampuan intelektual, kemampuan itu kemampuan itu yang dimiliki mahasiswa dalam menguasai berbagai disiplin ilmu.

“Semua yang kuliah di jurusan manapun berhak menjadi pengusaha hebat, apalagi di Polinef dengan jurusan yang bagus, ini kedepan lebih baik dan harus jadi pengusaha hebat dan sukses,” ujar Bahlil

Kedua, Profesionalisme, yang artinya kemampuan yang dimiliki seseorang secara spesifik keilmuan tapi juga mempunyai kemampuan untuk mengimplimintasikan keilmuannya dalam konteks implementasi, dan ketiga adalah persoalan keilmuannya.

Selain itu, Bahlil juga mendorong mahasiswa untuk menjadi pengusaha sukses, sebab saat ini banyak yang membutuhkan lapangan pekerjaan akibat pandemi  Covid-19.

“Saya mempunyai harapan besar kepada adek-adek mahasiswa semua, untuk bisa bangkit dan berdiri tegak bersama seluruh generasi muda yang ada di bangsa ini dan tidak boleh minder,” harap Bahlil.

Lebih lanjut, dirinya juga berharap agar dapat berpikir yang entrepreneur, menjadi pengusaha yang mampu membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain.

“Saya yakin kalian bisa, itu bukan hal yang mustahil, tidak perlu untuk takut, menjadi pengusaha itu bukan merupakan tujuan yang susah, perlu fokus, kerja keras serta membuka jaringan seluas luasnya,” katanya.

Dirinya mengungkapkan kalau saat ini yang dibutuhkan modal bukanlah uang melainkan cara berpikir.

“Bangun ide dan gagasan, bangun jaringan, cari investor, klop, dan itulah seorang mahasiswa hebat yang mampu mengajak orang lain mengikuti pemikirannya, itu baru top,” tutupnya.

(MATTANEWS.CO)

Tampil Lebih Banyak

Berita Terkait